5 Langkah Mengoperasikan Genset Diesel Dengan Baik Dan Benar

Mengoperasikan genset diesel terbaik harus dilakukan dengan benar dan tidak boleh asal-asalan. Pastikan Anda mengoperasikan genset sesuai dengan buku petunjuk. Selain itu saat mengoperasikan genset harus dilakukan dengan tenang dan jangan terburu-buru.

Jika akan mengoperasikan genset pastikan Anda juga mengetahui cara mematikannya. Dimana menyalakan dan juga mematikan genset harus dilakukan dengan benar. Berikut ini adalah 5 langkah dalam mengoperasikan genset:

  • Periksa tangki bahan bakar

Ketika akan mengoperasikan genset pertama kali yang harus Anda periksa adalah pada bagian tangki bahan bakar. pastikan tangki bahan bakar tersebut terisi dengan bahan bakar yang sesuai. Penting untuk diperhatikan, yaitu jangan sampai tangki bahan bakar dalam kondisi kering.

  • Periksa tangki pelumas

Selain tangki bensin, genset juga mempunyai tangki pelumas. Dimana pelumas ini sangat mempengaruhi kerja dari genset. Jika pelumas yang digunakan sudah tidak bagus, maka kerja mesin genset akan berat dan lama kelamaan akan membuat mesin genset rusak. sehingga bagian ini perlu diperhatikan dan pelumas harus diganti secara berkala.

Terutama untuk genset yang sering digunakan, pastikan Anda mengganti oli minimal sebulan sekali. Dimana hal tersebut akan dapat membuat mesin genset Anda lebih awet.

  • Lakukan pemeriksaan aki genset

Sebelum mengoperasikan genset, Anda harus memeriksa kondisi dari aki genset. Pastikan kondisi aki masih bagus. Bagaimana cara mengetahui kondisi aki bagus atau tidak? Untuk mengetahui kondisi aki bagus atau tidak dapat Anda lakukan dengan menstart genset secara langsung.

Jika kondisi aki bagus maka ketika genset di start, genset akan langsung menyala. Sebaliknya jika kondisi aki genset tidak bagus maka yang terjadi adalah sebaliknya yaitu genset tidak langsung menyala ketika di start.

  • Nyalakan genset

Setelah dilakukan pengecekan dan semuanya sudah dalam keadaan bagus maka langsung saja nyalakan genset diesel. Untuk menyalakan genset jenis ini yaitu dengan memposisikan saklar on. Kemudian tunggu beberapa menit dan jangan langsung menaikkan beban genset.

  • Panaskan mesin genset

Setelah memposisikan saklar genset pada kondisi on, maka biarkan genset menyala tanpa dilakukan penambahan beban. Biarkan mesin genset dalam keadaan sedikit panas terlebih dahulu. Tunggu mesin genset panas sampai beberapa menit yaitu yaitu minimal 5 menit.

Setelah itu Anda dapat menambahkan beban sedikit demi sedikit sampai dengan beban yang Anda inginkan. Dimana hal tersebut dilakukan agar mesin genset tidak kaget dan semua sistem dapat bekerja dengan optimal. Sehingga kegiatan tersebut akan membuat genset yang Anda miliki lebih awet.

Selama genset menyala atau selama masa pengopersian genset jangan sampai langsung ditinggal. Sangat penting adanya operator genset yang mengecek genset sesering mungkin selama genset menyala atau sedang dioperasikan.

  • Matikan genset

Setelah selesai digunakan maka untuk menghemat bahan bakar sebaiknya genset dimatikan. Cara mematikan genset diesel cukup mudah yaitu dengan memposisikan saklar pada kondisi off. Setelah genset dimatikan, genset jangan langsung disimpan tunggu beberapa menit sampai semua gas yang ada pada mesin sudah keluar dengan sempurna.

Selama pengoperasian genset, sebaiknya genset diletakkan pada tempat yang kering dan tidak terkena sinar matahari maupun hujan secara langsung. Namun perlu diperhatikan yaitu hindari penempatan genset di dalam ruangan ketika genset sedang digunakan atau menyala.

Mengapa hal tersebut penting? Tidak dapat dipungkiri jika genset menghasilkan polusi yang berbahaya. Jika genset diletakkan didalam ruangan tentu saja polusi tersebut akan memenuhi ruangan. Selain itu simpanlah genset ditempat yang aman ketika selesai digunakan. Dengan demikian maka genset yang Anda miliki akan lebih tahan lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *